Kelompok Cendana Dampingi Siswa SMAN 1 Tenggulun : Budidaya Jamur Jadi Media Pembelajaran
Sebanyak 29 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tenggulun melakukan kunjungan ke kumbung jamur Kelompok Cendana pada 29 April 2026. Kegiatan ini didampingi oleh satu orang guru, Sri Utamy, yang mengampu mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Kunjungan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran luar kelas yang bertujuan untuk memperkenalkan praktik budidaya jamur secara langsung kepada siswa.

Foto Bersama Siswa SMAN 1 Tenggulun dengan Kelompok Cendana
Sejak awal tahun 2025, Kelompok Cendana sudah aktif mengembangkan budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan saat ini sudah memiliki lebih dari 1000 baglog jamur yang dimanfaatkan untuk konsumsi kelompok dan dijual untuk warga sekitar. Selain menjadi sumber pangan yang sehat bagi kelompok dan warga sekitar, kegiatan ini juga memberi nilai tambah ekonomi untuk kemandirian kelompok.
Kelompok Cendana menyambut baik kunjungan ini dan dengan senang berbagi pengetahuan terkait budidaya jamur kepada masyarakat luas. Kegiatan menjadi wadah edukasi terkait teknik budidaya jamur tiram, mulai dari pengenalan media tanam hingga proses perawatan. Pembelajaran ini tidak hanya mendukung materi Prakarya dan Kewirausahaan dengan memberikan pengalaman praktis, tetapi juga menumbuhkan minat siswa dalam mengembangkan peluang usaha berbasis potensi lokal di desa Sumber Makmur, Aceh Tamiang.

Siswa SMAN 1 Tenggulun dengan Kelompok Cendana Belajar Proses Budidaya Jamur
Selanjutnya, SMAN 1 Tenggulun berencana memasukkan praktik budidaya jamur tiram ke dalam mata pelajaran terkait. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami proses produksi, pengelolaan usaha, serta pemanfaatan sumber daya lokal secara aplikatif.

