• 14 Juni 2025
  • Komentar Dinonaktifkan pada Live Mural Painting untuk Edukasi Lingkungan

Live Mural Painting

Live Mural Painting yang dilangsungkan pada tanggal 13 – 15 Juni 2025 dihadirkan sebagai bagian dari pendekatan kampanye visual Bu-Moe? Fest 2025 yang memanfaatkan ruang publik sebagai sarana edukasi lingkungan. Berlokasi di tembok belakang Stadion Harapan Bangsa, kegiatan ini menghadirkan karya mural yang mengangkat isu pelestarian hutan, perlindungan satwa liar, dan pentingnya menjaga Kawasan Ekosistem Leuser. Selain mempercantik ruang publik, mural yang dihasilkan juga berfungsi sebagai media komunikasi jangka panjang yang dapat terus menyampaikan pesan lingkungan kepada masyarakat setelah festival berakhir. 

Live Mural Bumoe Fest

Peserta Live Mural Bumoe Fest 2025

Live mural ini melibatkan seniman dan partisipasi pengunjung dalam proses penciptaan karya, menjadikannya bukan hanya sebagai pertunjukan seni, tetapi juga ruang interaksi publik yang partisipatif. Setiap elemen visual yang dituangkan merepresentasikan relasi antara manusia dan alam, sekaligus menjadi bentuk refleksi atas krisis ekologis yang tengah dihadapi. Kehadiran mural di ruang terbuka memberi kesempatan bagi publik untuk terlibat secara langsung, baik sebagai penonton maupun sebagai bagian dari proses kreatif yang menyuarakan pesan lingkungan.

Peserta Sedang Melakukan Live Mural

Peserta Sedang Melakukan Live Mural

Lebih dari sekadar mempercantik ruang, Live Mural Painting meninggalkan jejak visual yang bersifat jangka panjang. Karya yang dihasilkan menjadi simbol kampanye Bu-Moe? Fest 2025 yang terus hidup di ruang publik, bahkan setelah kegiatan berakhir. Sebagai media kampanye yang reflektif dan komunikatif, mural ini memperkuat pesan bahwa seni dapat menjadi alat advokasi yang kuat untuk membangun kesadaran kolektif dan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan.

Abiyyu Fauzan

Postingan Terkait