HAkA berupaya untuk memperkuat perlindungan, konservasi, dan pemulihan Hutan Aceh tersisa dan berfokus di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Kami secara aktif mempromosikan pentingnya KEL sebagai salah satu bentang alam utama untuk solusi berbasis alam.
Dapatkan informasi terbaru, Daftarkan email Anda !
Jam Kerja: Sen-Jum'at 09.00-17.00 WIB
Copyright © 2025. All Rights Reserved.
HAkA berupaya untuk memperkuat perlindungan, konservasi, dan pemulihan Hutan Aceh tersisa dan berfokus di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Kami secara aktif mempromosikan pentingnya KEL sebagai salah satu bentang alam utama untuk solusi berbasis alam.
Dapatkan selalu informasi terbaru, Daftarkan email Anda di sini !
Jam Kerja: Sen-Jum'at, 09.00-17.00 WIB
Copyright © 2025. All Rights Reserved.
HAkA berupaya untuk memperkuat perlindungan, konservasi, dan pemulihan Hutan Aceh tersisa dan berfokus di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Kami secara aktif mempromosikan pentingnya KEL sebagai salah satu bentang alam utama untuk solusi berbasis alam.
Dapatkan informasi terbaru, Daftarkan email Anda !
Jam Kerja: Sen-Jum'at, 09.00-17.00 WIB
Copyright HAkA © 2025. All Rights Reserved.
  • 18 Januari, 2026
  • Komentar Dinonaktifkan pada Gotong Royong Pulihkan Pendidikan Pasca Banjir, HAkA Bersihkan Lima Sekolah di Aceh Tamiang

Kegiatan di Aceh Tamiang Tanggal 10-15 Januari 2026 – Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Aceh menyelenggarakan aksi bersih-bersih intensif di lima sekolah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, SMAN 1 Kejuruan Muda, SMKN 1 Karang Baru, SMKN 2 Karang Baru, dan SMAN 1 Bandar Pusaka.

HAkA bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

Aksi gotong royong ini melibatkan tim relawan Yayasan HAkA yang bekerja sama dengan guru, wali murid, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala, serta mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Para relawan membersihkan lumpur tebal dari ruang kelas dan ruang guru, sekaligus membersihkan fasilitas sekolah yang masih layak digunakan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.

Bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu menyebabkan ribuan sekolah di Aceh terdampak. Lumpur tebal yang tersisa menghambat aktivitas pendidikan ribuan siswa, termasuk siswa penyandang disabilitas di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang. Menanggapi kondisi tersebut, Yayasan HAkA menginisiasi program gotong royong ini sebagai bagian dari dukungan pemulihan pendidikan bersama pemerintah daerah.

Aksi Bersih Sekolah HAkA di Aceh Tamiang

Relawan dibagi ke dalam tim sesuai sekolah sasaran. Dengan menggunakan sekop, cangkul, dan ember, mereka membersihkan lumpur yang menumpuk di lantai, meja, dinding ruang kelas, serta ruang guru di SMAN 1 Kejuruan Muda, SMKN 1 dan SMKN 2 Karang Baru, SMAN 1 Bandar Pusaka, serta SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang. Keterlibatan wali murid dan mahasiswa KKN memungkinkan proses pembersihan dilakukan secara menyeluruh dan lebih cepat. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pihak sekolah.

Selain kegiatan bersih-bersih, Yayasan HAkA juga menyalurkan bantuan berupa dispenser, galon air minum, botol minum, kaos kaki siswa, serta perlengkapan kebersihan seperti sabun dan alat pel. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional sekolah dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Penyaluran dispenser, galon air bersih, dan botol minum dilakukan untuk memastikan akses air minum yang layak, higienis, dan aman bagi siswa serta guru pasca bencana, sekaligus mengurangi ketergantungan pada air minum kemasan sekali pakai. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Yayasan HAkA dalam mendorong pengurangan sampah plastik dan pembiasaan perilaku ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

“Kami berharap kegiatan bersih-bersih dan penyaluran bantuan ini dapat mempercepat pemulihan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak banjir, khususnya di Aceh Tamiang,” ujar Raja Mulkan, Juru Kampanye Yayasan HAkA. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk membangun pendidikan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan di masa depan.

Narahubung:
Rizkia Fardilla (+62 853-6005-6110)

Posted in
Blog HAkA

Admin HAkA

Postingan Terkait