HAkA berupaya untuk memperkuat perlindungan, konservasi, dan pemulihan Hutan Aceh tersisa dan berfokus di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Kami secara aktif mempromosikan pentingnya KEL sebagai salah satu bentang alam utama untuk solusi berbasis alam.
Dapatkan informasi terbaru, Daftarkan email Anda !
Jam Kerja: Sen-Jum'at 09.00-17.00 WIB
Copyright © 2025. All Rights Reserved.
HAkA berupaya untuk memperkuat perlindungan, konservasi, dan pemulihan Hutan Aceh tersisa dan berfokus di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Kami secara aktif mempromosikan pentingnya KEL sebagai salah satu bentang alam utama untuk solusi berbasis alam.
Dapatkan selalu informasi terbaru, Daftarkan email Anda di sini !
Jam Kerja: Sen-Jum'at, 09.00-17.00 WIB
Copyright © 2025. All Rights Reserved.
HAkA berupaya untuk memperkuat perlindungan, konservasi, dan pemulihan Hutan Aceh tersisa dan berfokus di Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Kami secara aktif mempromosikan pentingnya KEL sebagai salah satu bentang alam utama untuk solusi berbasis alam.
Dapatkan informasi terbaru, Daftarkan email Anda !
Jam Kerja: Sen-Jum'at, 09.00-17.00 WIB
Copyright HAkA © 2025. All Rights Reserved.
  • 12 September, 2025
  • Komentar Dinonaktifkan pada Buku Burung Burung Aceh Diharapkan Jadi Inspirasi Konservasi dan Ekowisata

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Buku Burung-Burung Aceh resmi diluncurkan di Escape Bistro Café, Banda Aceh, Jumat malam (12/9/2025). Karya Agus Nurza dan Rubama ini diharapkan tidak sekadar menjadi dokumentasi visual, tetapi juga mendorong gerakan pelestarian kekayaan hayati Aceh.

Acara yang diinisiasi Aceh Birder bekerja sama dengan Yayasan HAkA ini dibuka Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, mewakili Gubernur Aceh.

Marwan mengatakan, buku ini merupakan sumber pengetahuan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, peneliti, masyarakat, hingga pemerintah dalam merumuskan kebijakan perlindungan satwa dan tata ruang.

Sekretaris Yayasan HAkA, Badrul Irfan, menekankan bahwa dokumentasi burung dalam buku ini menjadi pengingat akan keragaman hayati Aceh yang luar biasa. “Harapannya, karya ini membuka mata lebih banyak pihak untuk menjaga burung dan habitatnya,” ujar Badrul.

Artikel ini telah diterbitkan sebelumnya dan baca selengkapnya di : Waspada Aceh

Admin HAkA

Postingan Terkait