
Pemantauan kawasan hutan merupakan kegiatan penting untuk menjaga kelestarian ekosistem dan mengatasi masalah deforestasi serta kerusakan lingkungan lainnya. Pemantauan dapat dilakukan dengan jarak jauh maupun secara langsung ke lapangan. Hanya saja, pemantauan langsung ke lapangan tanpa memiliki data indikasi tutupan lahan, cukup menguras waktu dan biaya dan hasilnya pun kurang efisien.
Pemanfaatan teknologi dalam pemantauan hutan yang dipelopori oleh masyarakat khususnya kelompok perempuan, memiliki dinamika tersendiri. Pengalaman Yayasan HAkA didukung oleh The Asia Foundation yang berproses bersama sejumlah kelompok perempuan di Aceh memberikan pembelajaran dalam proses pengelolaan dan pemantauan kawasan hutan. Proses dimaksud berlangsung di tiga desa yaitu Desa Damaran Baru (Kab.Bener Meriah), Desa Mendale (Kab. Aceh Tengah), dan Desa Tenggulun (Kab. Aceh Tamiang).















